Senin, Desember 01, 2008

Arti sahabat


Arti sahabat
Saat aku sedih, kecewa dan susah di rantau sana, ada sahabat ku memberi sebuah tulisan yang sederhana saja, namun mampu membuat aku tersentuh dan sedikit terharu. Sehingga dada ini yang semula terasa sesak pada saat itu, lumayan agak sedikit terobati. Setelah cukup lama aku simpan, kertas itu aku temukan kembali. Aku baca, aku renungkan kembali dan aku coba untuk menuliskannya. Berikut sedikit goresan penanya.
Sabar bukan berarti selalu menerima apa adanya akan tetapi suatu kemampuan untuk mengendalikan diri dalam menghadapi berbagai tantangan. Dalam menghadapi segala persoalan hidup yang menggelisahkan dan menyulitkan, jangan sekali-kali bersikap menyesal, mencela diri sendiri atau gelisah. Karena sikap ini sama sekali tidak menghsilkan sesuatu yang berarti, kecuali hanya akan mengakibatkan dada menjadi terasa sesak dan pikiran menjadi keruh dan ruwet. Begitu pula apabila sedang mengalami kesulitan dan kesusahan yang tak kunjung selesai janganlah berputus asa apalagi menyalahkan orang lain atau bahkan Alloh SWT. Menganggap bahwa Alloh tidak adil terhadap kita. Sesungguhnya takdir itu tidak selamanya sesuai dengan kemauan kita, melainkan karena keterbatasan diri kitalah yang menyebabkan kita tidak mengetahui apa yang dipilihkan qodho dan qodhar buat kita.
Kita sebagai manusia terlalu banyak memikirkan apa-apa yang kita tidak miliki dan tidak berterima kasih kepada Tuhan atas apa yang kita miliki, kita hanya memandang sisi-sisi gelap yang menyedihkan dari kehidupan kita dan tidak pernah memandang sisi-sisi cerah darinya, kita hanya bersedih atas kekurangan yang ada pada diri kita dan tidak mau berterima kasih dengan apa yang kita miliki.
Sesungguhnya kesulitan dalam hidup itu bersifat relatif. Suatu persoalan kecil akan terlihat sangat sulit bagi orang yang berjiwa kerdil, sedangkan bagi orang yang berjiwa besar tidak ada persoalan yang tidak dapat diatasi sebesar apapun persoalan itu. Sesungguhnya bersikap sabar menghadapi hal-hal yang tidak disukai dan sikap tegar memandang berbagai kesulitan meruapakan jalan yang menentukan untuk menuju keberuntungan, keberhasilan dan kebahagiaan.
Tiada seorangpun yang dapat mengetahui dengan pasti apa yang akan diusahakannya besok, dan tidak seorangpun dapat mengetahui di bumi mana kita akan mati.
Demikian sedikit goresan penanya. Terima kasih sahabat, melalui tulisan ini aku ga akan pernah melupakan mu. Sahabat sejati selalu ada disaat senang maupun sedih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar